- trending-title
- Kelelahan yang Tak Terlihat: Ketika Rasulullah Saw. Menyimpan Luka untuk Umatnya
PIALA Dunia 2022 buktikan turnamen sepakbola bisa dinikmati tanpa alkohol. Pada
awal turnamen, peraturan ketat di Qatar mengenai minuman
beralkohol sempat menjadi perdebatan.
FIFA menegaskan larangan untuk peredaran minuman
beralkohol di sekitaran stadion. Sebab, negara Qatar yang mayoritas penduduknya
Muslim melarang hal ini.
Awalnya, kebijakan tersebut menuai banyak kritik.
Pasalnya, sepakbola dan alkohol ibarat saudara kandung yang sulit dipisahkan.
Namun, dalam perjalanannya, ketiadaan alkohol di
sekitaran stadion justru membuat Piala Dunia 2022 menjadi jauh lebih aman dan
nyaman.
Kini, Piala Dunia 2022 sudah mencapai saat-saat akhir
dan tak ada kasus kriminal atau kerusuhan yang terjadi. Semua berjalan normal
dan lancar.
Kondisi ini memungkinkan
setiap keluarga datang bersama anak-anak dan orang tua mereka. Banyak terlihat
di setiap pertandingan, orang tua datang sambil mendorong anak balitanya. Tak
ada rasa takut sedikit pun dalam wajah mereka.
“Saya rasa tanpa alkohol
bukan masalah. Justru dengan tidak ada alkohol di sekitaran stadion membuat
kami para wanita menjadi tak takut datang ke stadion. Sangat aman dan nyaman
sekali,” tutur Agustina, suporter wanita asal Argentina, kepada MNC Portal Indonesia.
Komentar Agustina didukung fans dari negara lain.
Suporter Belanda bernama Johanes menyebut, ketiadaan alkohol menghilangkan
potensi kerusuhan antarsuporter.
“Potensi kerusuhan antarsuporter menjadi minimal.
Karena biasanya bentrokan antarsuporter itu karena pengaruh alkohol. Sekarang
tidak ada. Menang atau kalah, semua bernyanyi dan berbahagia bersama. Inilah
pesta sesungguhnya,” ujar Johanes.