• trending-title
  • Kelelahan yang Tak Terlihat: Ketika Rasulullah Saw. Menyimpan Luka untuk Umatnya

Abdullah bin Mas'ud - Ahli Al Quran dan Pemegang Rahasia Rasulullah SAW

Abdullah bin Mas'ud termasuk orang yang sangat tekun dalam belajar agama Islam. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda tentangnya, "Siapa yang ingin membaca Al-Qur'an dengan bacaan yang seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, maka hendaklah dia belajar bacaan Al-Qur'an dari Abdullah bin Mas'ud."

Kisah Umar bin Al-Khathab berikut memperkuat ucapan Nabi Muhammad SAW . Pada suatu malam, Khalifah Umar sedang dalam perjalanan, ia bertemu dengan sebuah kabilah. Malam sangat gelap bagai tertutup tenda, menutupi pandangan setiap pengendara. Abdullah bin Mas'ud berada dalam kabilah tersebut. Khalifah Umar memerintahkan seorang pengawal agar menanyai kabilah.

"Hai kabilah, dari mana kalian?" teriak pengawal.

"Min fajjil 'amiq (dari lembah nan dalam)," jawab Abdullah.

"Hendak kemana kalian?"

"Ke Baitu Atiq (rumah tua, Ka'bah)," jawab Abdullah.

"Di antara mereka pasti ada orang alim," kata Umar.

Kemudian diperintahkannya pula menanyakan, "Ayat Al-Qur'an manakah yang paling ampuh?"

Abdullah menjawab, "Allah, tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya) tidak mengantuk dan tidak pula tidur..." (QS Al-Baqarah: 255).

"Tanyakan pula kepada mereka, ayat Al-Qur'an manakah yang lebih kuat hukumnya?" kata Umar memerintah.

Abdullah menjawab, "Sesungguhnya Allah memerintah kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang kamu dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran." (QS An-Nahl: 9).

"Tanyakan kepada mereka, ayat Al-Qur'an manakah yang mencakup semuanya!" perintah Umar.

Abdullah menjawab, "Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan walaupun seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan walaupun sebesar dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya pula." (QS Al-Zalzalah: 8).

Demikian seterusnya, ketika Umar memerintahkan pengawal untuk bertanya tentang Al-Qur'an, Abdullah bin Mas'ud langsung menjawabnya dengan tegas dan tepat. Hingga pada akhirnya Khalifah Umar bertanya, "Adakah dalam kabilah kalian Abdullah bin Mas'ud?"

Jawab mereka, "Ya, ada!"

 

Selain menjadi seorang guru Al-Qur'an, Abdullah bin Mas'ud juga dikenal sebagai "pemegang rahasia" Nabi Muhammad SAW. Artinya, Nabi sering mempercayakan rahasia kepadanya, seperti ketika Nabi menyembunyikan rencana hijrahnya ke Madinah kepada orang-orang Makkah.

Abdullah bin Mas'ud juga memiliki peran penting dalam beberapa pertempuran besar dalam sejarah Islam, seperti Pertempuran Badar, Uhud, dan Khandaq. Dia terus melayani Nabi Muhammad SAW dengan setia hingga Nabi wafat.

Setelah wafatnya Nabi, Abdullah bin Mas'ud terus berjuang dan berdakwah di jalan Allah. Dia menjadi salah satu penyebar agama Islam yang paling gigih dan berhasil di antara para sahabat Nabi. Dia juga memainkan peran penting dalam pengumpulan Al-Qur'an pada masa pemerintahan khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Kisah teladan Abdullah bin Mas'ud banyak diambil dari kisah-kisah dalam riwayat Hadis dan Sejarah Islam. Berikut adalah beberapa contoh kisah teladan yang terkenal tentang Abdullah bin Mas'ud:

  1. Kejujuran dan Kepedulian terhadap Orang Miskin Abdullah bin Mas'ud sangat terkenal dengan kejujurannya dalam hal berbisnis dan berdagang. Ketika dia menjadi pedagang, dia selalu memperhatikan kualitas barang dagangannya dan menjualnya dengan harga yang wajar. Dia juga sangat peduli terhadap orang miskin dan sering memberikan bantuan kepada mereka dari hasil usahanya.
  2. Cinta terhadap Al-Qur'an Abdullah bin Mas'ud sangat mencintai Al-Qur'an dan selalu memperhatikan bacaannya dengan cermat dan teliti. Dia juga sering mengajarkan Al-Qur'an kepada orang lain dan memperjuangkan kesempurnaan bacaannya dalam menyebarluaskan Al-Qur'an.
  3. Kesederhanaan dalam Kehidupan Abdullah bin Mas'ud hidup dengan sangat sederhana dan tidak tertarik pada kekayaan duniawi. Dia selalu menekankan pentingnya hidup sederhana dan rendah hati dalam beribadah kepada Allah SWT.
  4. Keberanian dalam Pertempuran Abdullah bin Mas'ud adalah seorang pejuang yang berani dan tangguh dalam pertempuran. Dia selalu siap untuk mempertahankan agama Islam dan siap untuk berkorban dalam jalan Allah SWT.
  5. Kepedulian terhadap Pendidikan Abdullah bin Mas'ud adalah seorang pendidik dan pembimbing yang hebat. Dia selalu berusaha untuk membantu orang lain dalam memahami dan mengamalkan agama Islam dengan baik. Dia juga menekankan pentingnya belajar dan menuntut ilmu untuk mengembangkan pengetahuan tentang agama Islam.

 

Abdullah bin Mas'ud meninggal pada tahun 652 Masehi di Madinah, pada usia sekitar 70 tahun. Namanya tetap diingat dan dihormati sebagai salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling terkemuka dan paling berpengaruh dalam sejarah Islam.